Nasihat Seorang Guru Kepada Muridnya

Nasihat Seorang Guru Kepada MuridnyaGuru adalah seseorang yang paling berjasa dan bersedia segenap jiwahnya untuk mengajarkan kepada anak muridnya berbagai macam ilmu yang bermanfaat dan berguna buat masa depan mereka kelak. Tapi kadang jika melihat fenomena untuk saat ini, perlakuan kepada sesosok guru semakin hari semakin memprihatinkan saja.Nasihat Seorang Guru Kepada Muridnya

Maka dari itu, langsung saja admin bagikan artikel yang ada hubungannya dengan Nasihat Seorang Guru Kepada Muridnya. Untuk lebih lengkapny, langsung saja anda menyimak ulasan berikut ini.

Nasihat Seorang Guru Kepada Muridnya

Semoga Allah memberimu petunjuk dan pertolongan untuk selalu beramal sholih. Sesungguhnya bagiku engkau ibarat seorang anak yang berada di sisi ayah yang dicintainya.  Aku akan bahagia dirimu berbadan sehat, berpendirian kuat, suci hati, berakhlak mulia, menjaga adab, menjauhi perkataan tercela, lemah lembut dalam bergaul, menyayangi sesama, menolong fakir, belas kasih terhadap yang lemah, pemaaf, tidak meninggalkan sholat, dan tidak menunda-nunda waktu untuk beribadah kepada Pencipta, Pemilik, Pemelihara, Penguasamu.

Baca juga Wasiat Bertaqwa Kepada Allah

Seandainya engkau mau menerima nasihat dari seseorang, maka akulah orang yang pantas untuk kau terima nasihatnya. Aku adalah gurumu, pendidikmu yang membantu memelihara jiwamu. Engkau tidak akan mendapat seorangpun yang telah mengharapkan kebaikan darimu sesudah orang tuamu kecuali aku (gurumu).

Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi nasihat yang patut nutuk dipercaya. Karena itu, terimalah dengan ikhlas segala nasihatku, dan amalkanlah dalam hidupmu serta dalam pergaulan dengan teman-temanmu.

Bila engkau tidak mengamalkan segala nasihatku dalam kesendirianmu, maka engkau tidak akan dapat mengamalkannya di kala bergaul dengan teman-temanmu.

Bila engkau tidak menuruti nasihatku, siapakah yg akan engkau ikuti?, apakah artinya engkau memaksa dirimu untuk duduk dihadapanku?!

Sesungguhnya seorang guru menyayangi anak didiknya yang taat dan sholih, sukakah engkau bila guru yang telah mendidikmu tidak rela dan tidak mengharap suatu kebaikan atas dirimu?

Wahai anakku, sesungguhnya aku sangat mengharapkanmu agar selalu beramal shalih. Karena itu bantulah aku menyampaikan kebaikan itu kepadamu dengan cara kamu mentaati dan melaksanakan akhlak karimah yang kuperintahkan kepadamu.

Akhlak yang paling baik adalah hiasan bagi insan, baik bagi dirinya dalam bergaul dengan teman, keluarga dan sanak-saudaranya. Karena itu, jadilah engkau seorang yang memiliki akhlaqul karimah, tentu setiap orang akan memuliakan dan menyayangimu.

Bila engkau tidak menghiasi ilmu  dengan akhlaq yang mulia, maka ilmu itu  akan lebih membahayakanmu dari pada kebodohanmu. Karena orang yang bodoh dimaafkan karena kebodohannya dan tiada maaf bagi seorang yang alim (pandai) dihadapan manusia bila tidak menghiasi diri dengan akhlaq yang baik.

Jangan engkau hanya menanti saran dan kritik dariku, sesugguhnya mawas diri itu lebih utama dan lebih besar manfaatnya.

Rasulullah Saw pernah  bersabda: “Sesungguhnya Allah mensucikan agama ini (Islam) karena diri-Nya. Tidak akan suci agamamu kecuali dengan sifat dermawan dan baik budi pekerti. Hiasilah agamamu dengan keduanya.”(HR. Ath-Thabrani dari Imran bin Husain. Imam As-Suyuthi menyatakan bahwa hadits ini dha’if).

Sebagai kesimpulan : Tidak ada alasan buat kita untuk memusuhi guru kita, karena pada hakikatnya tidak ada guru menginginkan anak didiknya memiliki akhlak yang tercela. Tapi jika dilihat situasi dan kondisi saat ini, sungguh sangat memprihatinkan bahkan seseringkali terjadi kasus yang menimpa oknum guru. Tapi kesemuanya itu, kembali pada pribadi masing-masing seorang guru.

Nasihat Seorang Guru Kepada Muridnya | admin | 4.5