7 Amalan Sunnah Nabi Muhammad Saw

7 Amalan Sunnah Nabi Muhammad Saw - Nabi Saw mengajarkan berbagai macam amalah sunnah yang beliau sendiri terlebih dahulu mengerjakannya secara rutin, kemudia mengajarkannya kepada para sahabat-sahabat dan para sahabatlah yang menyampaikan pesan Rasululullah buat umat muslim sampai saat ini kita rasakkanu (Subhannallah). Sungguh beliau adalah suri tauladan dunia akhirat.
7 Amalan Sunnah Nabi Muhammad Saw
7 Amalan Sunnah Nabi Muhammad Saw


Alhadmulillah, pada kesempatan kali ini. Kami akan membagikan informasi dan artikel yang kami dapatkan dari sumber bacaan yang bermanfaat. Untuk lehi jelas dan lengkapnya, langsung saja anda menyimak artikel di bawah ini :

1. Menjaga Wudhu 

Menjaga Wudhu adalah salah satu amalan rutin yang dilakukan oleh Baginda Nabi Muhammad Saw. Dari Abu Hurairah ra. berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya pada hari kiamat nanti umatku akan dipanggil dalam keadaan putih cemerlang dari bekas wudhu. Dan barangsiapa yang mampu untuk memperlebar putihnya maka kerjakanlah hal itu”". (Riwayat Bukhari dan Muslim).

2. Tahajud dan Witir

Tahajud dan Witir, Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah orang tidur dan bangun di sepertiga malam. “Dan pada sebagian malam hari, sholat tahajjudlah kamu sebagai ibadah nafilah bagimu, mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (Al-Isro’:79). “Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.” (HR Muslim No. 757), disini jelas,dengan melakukan sholat tahajud maupun witir doa kita akan dikabulkan oleh Allah. Jadi apa yang kita inginkan baik didunia dan akhirat akan dikabulkan oleh Allah,selama niat kita baik.

3. Sholat Berjama'ah

Sholat berjama'ah, sholat yang dikerjakan 2 orang atau lebih dalam satu tempat. biasa dikerjakan di masjid atau musholla. dengan sholat berjamaan akan terjalin silaturahmi antar manusia. Ada pepatah mengatakan, banyak kawan banyak rejeki. Bagi pria wajib untuk menunaikan sholat berjamaah di masjid.

4. Tadabbur Al-Quran

Tadabur Al Quran, membaca Al Quran. Setiap muslim diharuskan bisa membaca kitab sucinya yaitu Al Quran atau klo belum bisa membacanya minimal mendengarkan murotal Al Quran. Dengan membaca atau mendengarkan Al Quran dan membaca maknanya hati kita akan tenang dan damai, hati bisa bersih dari sifat-sifat tercela.

5. Sholat Dhuha


Sholat Dhuha, Sholat sunnah yang dikerjakan setelah terbit matahari setinggi sepenggalah. sholat sunnah ini bisa membuka pintu rejeki kita. Dengan sholat dhuha bisa memberi sedekah bagi seluruh persendian kita. Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim). 

Dan dengan sholat dhuha kita akan dibangunkan rumah disurga kelak,sesuai dengan hadits :“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634). 

Dosa kitapun akan di ampuni oleh Allah SWT,walaupun itu sebanyak buih dilautan,“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi). Inilah sebagian keutamaan Sholat Dhuha,masih banyak lagi keutamaannya.

6. Puasa Senin dan Kamis

Puasa Senin-Kamis, dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis. Karena itu, sebagai orang beriman, sungguhlah baik bila pada saat malaikat melaporkan amalan kita itu kita tengah berpuasa.Yang kedua, hari Senin Kamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan, menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim).

7. Shodoqah


Shodoqah, Dianjurkan untuk senantiasa bersedekah dalam kondisi apapun. Sebagaimana Firman Allah Swt yang artinya: “(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan/menyedekahkan (hartanya), baik di waktu lapang (banyak rizki) maupun sempit (tidak banyak rizki), dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Al-Imron (3): 134).”

Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, Dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah (kesuksesan).” (QS. Al-Lail (92): 5-7). 

Bersedekah bukan berrti kita akan jadi miskin,malah justru sebaliknya,akan dilipat gandakan ganjaran dari sedekah kita oleh Allah SWT,:   “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. 2 : 261). 

Dengan bershodoqah karena Allah Swt. Insya Allah, Allah akan menjadikan hidup kita semakin berkah dan jauh dari kemiskinan dunia akhirat dan masih banyak lagi berkah yang tak terhitung kita dapatkan. Selama kita melakukannya dengan keikhlasan dan hanya untuk mencari ridho dan rahmat-Nya. Setiap apa yang kita lakukan, semuanya bernilai ibadah di sisinya. Aaamiin


Amalan dan Wirid Agar Hidup Bahagia Menurut Al-Quran :


Kunci untuk memperoleh kebaikan, kebahagiaan, dan kesuksesan di dunia dan akhirat adalah dengan mewujudkan keimanan dan amal shaleh yang hakiki.. allah ﷻ berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ


Artinya : “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS:An-Nahl | Ayat: 97).

Dalam firman-Nya yang lain,

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا (31) حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا (32) وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا (33) وَكَأْسًا دِهَاقًا


Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).” (QS:An-Naba’ | Ayat: 31-34).

Allah ﷻ berfirman,

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ


Artinya : “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.” (QS:Al-Qalam | Ayat: 34).

Firman-Nya juga,

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلا


Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (QS:Al-Kahfi | Ayat: 107).

Dan masih banyak ayat-ayat yang semakna dengan ini.

Di antara sebab terbesar kebahagiaan dan terhindar dari bahaya adalah mempelajari ilmu agama. allah ﷻ jadikan mempelajari ilmu agama adalah sebab mencapai kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat.

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ


Artinya : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS:Al-Mujaadilah | Ayat: 11).

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لا يَعْلَمُونَ


Artinya : Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS:Az-Zumar | Ayat: 9).

أَفَمَنْ يَمْشِي مُكِبًّا عَلَى وَجْهِهِ أَهْدَى أَمْ مَنْ يَمْشِي سَوِيًّا عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ


Artinya : “Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?” (QS:Al-Mulk | Ayat: 22).

أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الألْبَابِ


Artinya : “Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,” (QS:Ar-Ra’d | Ayat: 19).

Untuk memperoleh ilmu ini, Allah ﷻ juga tetapkan perlu usaha yang bisa mewujudkannya. Di antaranya adalah dengan memiliki adab dalam bertanya, beradab dalam menggapainya dan mempelajarinya. Allah ﷻ berfirman,

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ


Artinya : “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (QS:An-Nahl | Ayat: 43).

Dalam hadits, Rasulullah ﷺ bersabda,

إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ وَإِنَّمَا الْحُلُمَ بِالتَّحَلُّمِ وَمَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطِهِ وَمَنْ يَتَوَقَّ الشَّرَّ يُوقَهُ


Artinya : “Sesungguhnya ilmu didapatkan dengan belajar dan sesungguhmua hilm (kesabaran dan ketenangan) didapat dengan melatihnya. Barangsiapa berusaha untuk mendapat kebaikan, maka Allah akan memberikannya. Barangsiapa yang berusaha untuk menghindari keburukan, niscaya akan terhindar darinya.” (HR. Ath-Thabrani).

Allah ﷻ menjadikan takwa, bergerak, tidak berdiam diri, sebagai sebab atau jalan memperoleh rezeki. Allah ﷻ berfirman,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢)وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ


Artinya : “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS:Ath-Thalaaq | Ayat: 2-3).

Firman-Nya juga,

فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ


Artinya : “maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya.” (QS:Al-Mulk | Ayat: 15).

Kemudian Allah ﷻ membuat jalan yang mudah dan jalan yang susah untuk mendapatkannya,

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى (٥)وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى (٦) فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى (٧) وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى (٨) وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى (٩)فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى


Artinya : “Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.” (QS:Al-Lail | Ayat: 5-10).

Allah ﷻ menjadikan tawakal, melaksanakan perintah-Nya, dan menaati-Nya sebagai sebab kecukupan dan kemapanan. Allah ﷻ berfirman,

أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ


Artinya : “Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya.” (QS:Az-Zumar | Ayat: 36).

Dan firman-Nya,

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ


Artinya : “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS:Ath-Thalaaq | Ayat: 3).

Allah ﷻ juga menjadikan ihsan, sikap santun dan baik, merupakan bagian dari usaha yang bisa mendatangkan kebaikan dan menjauhkan dari berbagai keburukan. Ihsan dalam beribadah dan ihsan dalam pergaulan. Allah ﷻ berfirman,

إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ


Artinya : “Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS:Al-A’raf | Ayat: 56).

Dan juga firman-Nya,

هَلْ جَزَاءُ الإحْسَانِ إِلا الإحْسَانُ


Artinya : “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS:Ar-Rahmaan | Ayat: 60).

Kemudian sabar dan takwa. Dengan kesabaran dan ketakwaan seseorang akan memperoleh akhir yang baik, terpuji, berkah di dunia dan akhirat. Allah ﷻ berfirman,

وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى


Artinya : “Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS:Thaahaa | Ayat: 132).

إِنَّهُ مَنْ يَتَّقِ وَيَصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ


Artinya : “Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS:Yusuf | Ayat: 90).

Sebab lainnya adalah doa. Allah ﷻ menjadikan doa sebagai sebab memperoleh kebaikan dan kesuksesan. Dia tidak akan menolak doa seorang hamba yang meminta kepada-Nya. Dan Dia tidak akan mengecewakan orang-orang yang beriman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ


Artinya : “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS:Al-Mu’min | Ayat: 60).

إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ


Artinya : “Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa.” (QS:Ibrahim | Ayat: 39).

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ


Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS:Al-Baqarah | Ayat: 186).

Kemudian memperbanyak istighfar. Karena istighfar memiliki manfaat yang luar biasa untuk kebaikan dunia dan akhirat.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (١٠)يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (١١)وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا


Artinya : maka aku katakan kepada mereka: ´Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. (QS:Nuh | Ayat: 10-12).

وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَى


Artinya : “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (QS:Thaahaa | Ayat: 82).

Allah ﷻ pula menjadikan teman memiliki dampak dalam hal ini. Teman yang baik, memudahkan seseorang mendapatkan kebaikan. Teman yang buruk, membuat seseorang berada dalam bahaya. Rasulullah ﷺ bersabda,

الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ


Artinya : “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad).


Demikianlah informasi dan penjelasan artikel yang kami bagikan pada kesempatan penuh berkah ini. Semoga kita semua termasuk hamba Allah yang tidak pernah berburuk sangkah kepada Allah Swt. Aamiin

0 Response to "7 Amalan Sunnah Nabi Muhammad Saw"

Posting Komentar