Renungan Hidup Belajar Dari Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok

Renungan Hidup Belajar Dari Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok Dianggap Sebagai Penistaan Agama - Dalam agama Islam ini, begitu banyak orang yang salah menanggapi bahwa Ahok melakukan penistaan agama padahal itu bukan penistaan agama. Karena kita khususnya di Indonesia ini, bukanlah sistem pemerintahan Islam yang digunakan melainkan pemerintahan yang bersifat demokrasi.
Renungan Hidup Belajar Dari Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok

Renungan Hidup Belajar Dari Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok 

Jika kita ingin berkacamata pada kepemimpinan Rasululullah Saw pada zaman beliau. Nabi kita selalu memaafkan siapa saja yang ingin meminta maaf. Karena Allah saja Maha Pengampung, Maha Pemaaf apalagi kita sebagai manusia.

Ada sebuah hikayat yang mengatakan : Bahwa suatu ketika ada seorang pemuda yang menghadap kepada Rasulullah karena telah menyetubuhi seorang perempuan yang sudah meninggal di liang kubur. Dimana seorang pemuda itu melaporkan perbuatan maksiat yang dilakukannya oleh pemudah tersebut.

Walhasil, spontang Rasululullah Saw marah dan mengusir seorang pemudah tersebut di hadapannya. Setelah kejadian itu terjadi, maka turunlah ayat agar Rasulullah Saw memaafkan seorang pemudah tersebut. Karena Allah saja mengampuni segala hamba-hamba-Nya yang ingin bertaubat apalagi kita sebagai manusia. 

Tak sepatutlah kita menghukum seseorang karena perbuatannya, apalagi perbuatan yang dilakukannya tidak jelas atau tidak sesuai maksud dan tujuan orang itu.

Dari sekelumit penjelasan singkat di atas, kami dapat menyimpulkan bahwa kesalahan terbesar dilakukan oleh kebanyakan orang menganggap Ahok itu sebagai penista agama padahal tidak sama sekali. Karena Tuhan saja Maha pemaaf apalagi kita sebagai manusia.

Disamping itu, dalam Ilmu Fiqih sudah dijelaskan bahwa apapun yang dilakukan seseorang dalam hidupnya yang mana banyak manfaatnya maka itu yang dilakukan jika itu tidak ada manfaatnya maka ditinggalkannya.

Jika dilihat dari kepemimpinan seorang Ahok selama menjadi Gubernur D.K.I Jakarta sungguh banyak manfaat positif yang dilakukannya selama menjadi seorang Gubernur. Jadi bagi yang menganggap Ahok melakukan penistaan agama itu adalah kesalahan terbesar dilakukannya. 

Karena yang hanya bisa menilai hati seseorang adalah hanyalah para wali-wali Allah dan para Nabi yang diberikan mukjizat serta orang pilihan-pilihan Allah Swt. Jadi jangan sampai anda salah menilai Ahok melakukan penistaan agama, maka secara tidak langsung anda sudah menfitnah orang. Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan.


Sekian informasi dan sekaligus sebagai Renungan Hidup buat kita bangsa Indonesia. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, kita sebagai bangsa Indonesia tidak terpecahkan lagi dengan isu-isu yang bisa merusak persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia.

Silahkan beri komentar jika anda tidak setuju jika Ahok melakukan penistaan agama, begitupun juga dengan sebaliknya. Karena sebagian dari warga dan bangsa Indonesia Ahok tidak melakukan penistaan agama sama sekali. 

0 Response to "Renungan Hidup Belajar Dari Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok "

Posting Komentar