Pengertian Dan Macam-Macam Serta Faktor-Faktor Prilaku Menyimpang

Pengertian Dan Macam-Macam Serta Faktor-Faktor Prilaku Menyimpang - Perilaku menyimpang yang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian daripada makhluk sosial.

Pengertian Dan Macam-Macam Serta Faktor-Faktor Prilaku Menyimpang
Pengertian Dan Macam-Macam Serta Faktor-Faktor Prilaku Menyimpang

Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan kepada anda semua artikel dan informasi terbaru yang berhubungan dengan Pengertian Dan Macam-Macam Serta Faktor-Faktor Prilaku Menyimpang. Simak dan perhatikanlah dengan sebaik-baikya.

1. Pengertian Penyimpangan Sosial

Penyimpangan adalah segala bentuk perilaku yang tidak menyesuaikan diri dengan kehendak masyarakat. Dengan kata lain, penyimpangan adalah tindakan atau perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang dianut dalam lingkungan baik lingkungan keluarga maupun masyarakat. Penyimpangan terjadi apabila seseorang atau kelompok tidak mematuhi norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan terhadap nilai dan norma dalam masyarakat disebut dengan deviasi (deviation), sedangkan pelaku atau individu yang melakukan penyimpangan disebut divian (deviant).

3. Faktor Penyebab Terjadinya Prilaku Menyimpang

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial adalah sebagai berikut di bawah ini :
  • Sikap mental yang tidak sehat
  • Ketidakharmonisan dalam keluarga
  • Pelampiasan rasa kecewa
  • Doronga kebutuhan ekonomi
  • Pengaruh lingkungan dan media massa
  • Keinginan untuk dipuji
  • Proses belajar yang menyimpang
  • Ketidaksanggupan menyerap norma
  • Adanya ikatan sosial yang berlain – lainan
  • Proses sosialisasi nilai – nilai subkebudayaan yang menyimpang
  • Kegagalan dalam proses sosialisasi

3, Mcam-Macam Penyimpangan Perilaku

Berikut di bawah ini, hal-hal yang perlu anda waspadahi terhadap para buah hati anda sedang mengalami perubahan dalam dirinya. Dalam artinya mengalami puber/pubertas. Karena pada masa ini, biasanya ternjadi prilaku menyimpang.

a. Tindakan Kriminal dan Kejahatan

Kriminalitas bukan bawaan sejak lahir bukan pula warisan biologis. Tindakan kriminal dapat dilakukan secara sadar melalui perencanaan dan ditujukan untuk maksud tertentu. Akan tetapi, ada pula yang dilakukan secara tidak sadar.

Dalam masyarakat modern, tindakan kriminalitas disebabkan adanya ambisi untuk memperoleh kepuasan material tanpa memperhitungkan kesesuaian antara keinginan diri dengan kemampuan yang dimilikinya.

Tindakan kriminal merupakan suatu bentuk penyimpangan terhadap nilai dan norma atau pelanggaran terhadap aturan dan perundang-undangan yang berlaku di masyarakat. Kejahatan ini ada yang dilakukan terhadap manusia seperti pembunuhan dan penodongan. Perilaku kejahatan yang dilakukan terhadap negara dapat dilakukan secara individu maupun kelompok, misalnya pembunuhan terhadap kepala negara, melakukan kudeta, dan mengadakan kekacauan. Kejahatan terhadap negara bisa mengganggu stabilitas dan keamanan negara sehingga mengganggu ketenteraman masyarakat.

b. Kenakalan Anak (Juvenile Delinquency)

Masalah kenakalan anak sering menimbulkan kecemasan sosial karena dapat menimbulkan kemungkinan ’’gap generation” sebab anak yang diharapkan sebagai kader penerus bangsa tergelincir ke arah perilaku yang negatif.

Kenakalan (delinquency) menurut Prof. DR. Fuad Hasan adalah perbuatan anti-sosial yang dilakukan oleh anak/remaja yang bila dilakukan oleh orang dewasa dikualifikasikan sebagai tindak kejahatan. Pendapat lain menyatakan bahwa perbuatan delinquency adalah semua perbuatan penyelewengan norma-norma kelompok tertentu yang menimbulkan keonaran dalam masyarakat yang dilakukan oleh anak muda.

c. Penyimpangan Seksual

Penyimpangan seksual merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang dan melanggar norma-norma yang menjadi panutan dalam kehidupan masyarakat. Penyimpangan seksual meliputi homoseksual, lesbianisme, dan transeksual. Homoseksual merupakan perilaku seksual seseorang yang cenderung tertarik pada orang yang berjenis kelamin sama atau sejenis. 

Pria yang melakukan tindakan seksual demikian disebut homoseks, sedangkan lesbian adalah sebutan bagi wanita yang berbuat perilaku seksual seperti itu juga. Berbeda dengan homoseksual, transeksual merupakan perilaku seseorang yang cenderung mengubah karakteristik seksualnya. Hal ini menyangkut konflik batiniah mengenai identitas diri yang bertentangan dengan identitas sosial.

d. Alkoholisme

Alkohol dapat disebut sebagai racun protoplasmik yang mempunyai efek depresan pada sistem syaraf, sehingga orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan akan kehilangan kemampuan untuk mengendalikan diri, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.

e. Penyalahgunaan Narkotik

Penyalahgunaan narkotik dapat disebut sebagai penyimpangan perilaku karena melanggar norma hukum yang berlaku di masyarakat. Penggunaan obat-obatan jenis narkotik telah diatur dalam seperangkat peraturan yang sifatnya formal. Oleh sebab itu, penggunaan narkotika hanya dianggap sah apabila digunakan untuk kepentingan positif, seperti kepentingan medis (pengobatan) di bawah pengawasan ketat pihak berwenang seperti dokter.

f. Hubungan Seksual Sebelum Nikah

Dalam lingkungan masyarakat yang bernorma, hubungan seksual sebelum atau di luar nikah tidak dapat dibenarkan, khususnya norma agama, sosial maupun moral dan dianggap sebagai bentuk penyimpangan perilaku dalam kehidupan masyarakat. Hubungan seksual akan dianggap sah dan dibenarkan bila seseorang sudah resmi menikah. Jenis hubungan seksual semacam ini, antara lain pelacuran, kumpul kebo, dan perkosaan.


Demikianlah informasi dan artikel pada kesempatan yang sama-sama berbahagia ini berkaitan dengan Prilaku Menyimpang. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda lebih waspada lagi dalam menjalani hidup ini. Khsusunya pada pergaulan dan hubungan masyarakat di sekitar anda. Karena kdang sesuatu hal yang tidak diingkan kadang bisa menimpa kita. Maka dari itu, tetaplah waspada.

0 Response to "Pengertian Dan Macam-Macam Serta Faktor-Faktor Prilaku Menyimpang"

Posting Komentar