Dunia Anak Adalah Dunia Bermain

Dunia Anak Adalah Dunia Bermain Bermain adalah dunia anak. Selain itu bermain juga merupakan hak anak-anak. Pendapat orang tua saat ini adalah dengan belajar anak bisa menjadi pintar, dan terlalu sering bermain membuat anak tidak bisa menjadi pintar. Memang pendapat ini ada benarnya jika kita melihat dari sisi kemampuan membaca, menulis, dan lain sebagainya.

Dunia Anak Adalah Dunia Bermain
Dunia Anak Adalah Dunia Bermain

Pada kesempatan kali ini admin kan membagikan kepada anda semua informasi dan artikel yang membahas tentang Dunia Anak Adalah Dunia Bermain. Simak dan perhatikanlah dengan sebaik-baiknya.

Adapaun beberapa manfaat dunia bermain yang harus orang tua perhatikan untuk perkembangan buah hati anda adalah sebagai berikut di bawah ini :

  • Melatih motorik dan mengasah daya analisa anak

Melalui permainan, anak dapat belajar banyak gal. Di antaranya melatih kemampuan menyeimbangkan antara motorik halus dan kasar. Hal ini sangat memengaruhi perkembangan psikologisnya.

Permainan akan memberi kesempatan anak untuk belajar menghadapi situasi kehidupan pribadi sekaligus memecahkan masalah. Anak-anak akan berusaha menganalisa dan memahami persoalan yang terdapat dalam setiap permainan.

  • Melatih mental anak

Ketika bermain, anak berimajinasi dan mengeluarkan ide-ide yang tersimpan di dalam dirinya. Anak mengekspresikan pengetahuan yang dia miliki sekaligus mendapatkan pengetahuan baru.

Orangtua akan dapat semakin mengenal anak dengan mengamati saat bermain. Bahkan, lewat permainan (terutama bermain pura-pura) orangtua juga dapat menemukan kesan-kesan dan harapan anak terhadap orangtua serta keluarganya.

  • Mengembangkan otak kanan anak

Bermain memiliki aspek-aspek yang menyenangkan dan membuka kesempatan untuk menguji kemampuan dirinya berhadapan dengan teman sebaya serta mengembangkan perasaan realistis akan dirinya. Dengan begitu, bermain memberi kesempatan pada anak untuk mengembangkan otak kanan, kemampuan yang mungkin kurang terasah baik di sekolah maupun di rumah.

  • Mengembangkan pola sosialisasi dan emosi anak

Dalam permainan kelompok, anak belajar tentang sosialisasi. Anak mempelajari nilai keberhasilan pribadi ketika berhasil memasuki suatu kelompok. Ketika anak memainkan peran 'baik' dan 'jahat', hal ini membuat mereka kaya akan pengalaman emosi. Anak akan memahami perasaan yang terkait dari ketakutan dan penolakan dari situasi yang dia hadapi.

  • Penyaluran bagi kebutuhan dan keinginan anak

Kebutuhan dan keinginan yang tidak dapat dipenuhi dengan cara lain, seringkali dapat dipenuhi dengan bermain. Anak yang tidak mampu mencapai peran pemimpin dalam kehidupan nyata, mungkin akan memperlohen pemenuhan keinginan itu dengan menjadi pemimpin tentara saat bermain.

  • Banyak bergerak

Asosiasi Penyakit jantung Amerika merekomendasikan anak-anak berusia di atas dua tahun harus melakukan aktivitas fisik yang disukainya sedikitnya sejam setiap hari. Bukti ilmiah juga menunjukkan anak yang aktif akan tumbuh menjadi orang dewasa yang aktif dan lebih menyukai olahraga.

  • Standar moral

Walaupun anak belajar di rumah dan sekolah tentang apa yang dianggap baik dan buruk oleh kelompok, tidak ada pemaksaan standar moral selain dalam kelompok bermain.

  • Membuat gembira

Bermain merupakan dunia anak. Kegembiraan dari aktivitas permainan telah diteliti oleh kelompok peneliti di sekolah lingkungan miskin yang anak-anaknya banyak yang putus sekolah. Mereka mengajarkan anak-anak aneka permainan di taman bermain. Hasilnya diketahui anak-anak merasa lebih aman dan merdeka setelah bermain. Seperti halnya orang dewasa yang butuh waktu jeda untuk melepaskan tekanan, anak-anak juga.

  • Aspek sosial

Anak belajar untuk berinteraksi dengan orang lain, menjalin hubungan dengan teman sebaya, belajar berbagi, mempertahankan hubungan, pemecahan masalah bahkan juga belajar berpisah dari ibu atau pengasuhnya.

  • Aspek emosi dan kepribadian

Melalui bermain, anak memiliki rasa percaya diri dan harga diri. Dia akan berusaha melepaskan ketegangan yang dialaminya melalui permainan yang dilakukannya.

  • Meningkatkan daya kreativitas dan membebaskan anak dari stres

Kreativitas anak akan berkembang melalui permainan. Ide-ide yang orisinil akan keluar dari pikiran mereka, walaupun kadang terasa abstrak untuk orangtua.

Bermain juga dapat membantu anak untuk lepas dari stres kehidupan sehari-hari. Stres pada anak biasanya disebabkan oleh rutinitas harian yang membosankan.

Itulah beberapa informasi dan artikel pada kesempatan yang sama berbahagia ini, berkaitan dengan Dunia Anak. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, pengetahuan dan wawasan anda semakin bertambah khususnya pada dunia anak.

0 Response to "Dunia Anak Adalah Dunia Bermain"

Posting Komentar