Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Meninggal

Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Meninggal - Alhamdulillah syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang masih memberikan kita semua umur yang panjang serta kesehatan, sehingga pada hari yang penuh berkah ini memberikan dan membagikan kepada anda semua artikel yang bermanfaat.
Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Meninggal
Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Meninggal

Amal adalah kebaikan yang dilakukan hanya karena ingin mndapat ridho dan rahmat Allah Swt. Baiklah, langsung saja buat anda yang ingin menyimak informasi dan artikel bermanfaat buat anda, berikut di bawah ini adalah ulasan artikelnya. Perhatikan dan amtilah dengan baik.

Saat manusia telah meninggal dunia, segala amal ibadahnya di dunia telah terputus. Manusia telah terbebas dari segala urusan duniawi. Namun, bukan berarti manusia yang telah meninggal tersebut telah terbebas dari segala pertanggung jawabannya. Mereka kelak tetap harus mempertanggung jawabkan segala perbuatan selama hidup di dunia di hadapan sang khaliq, Allah SWT.

Amalan yang baik akan dibalas oleh Allah dengan surga yang keindahannya hingga saat ini belum dapat diungkapkan dengan ungkapan kata kata manusia, begitupun segala dosa yang telah diperbuat pun juga akan mendapatkan balasan yang setimpal, neraka jahanam di mana bahan bakar yang digunakan di sana adalah batu dan manusia itu sendiri.

Kembali kepada pembahasan awal, bahwa manusia yang telah meninggal dunia akan terputus dari segala urusan dunia, amal mereka akan terputus. Namun, ada tiga hal yang tidak akan terputus sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah SAW. Ketiga hal tersebut adalah ilmu yang bermanfaat, shodaqoh jariyah, dan anak yang soleh dan solehah.

Nabi Muhammad telah menjelaskan kepada umatnya bahwa kelak saat manusia telah meninggal dunia maka hanya akan ada tiga amalan yang pahalanya tidak akan pernah terputus. Hal tersebut merupakan isi dari sebuah hadits yang telah diakui kebenarannya.

  • Shodaqoh Jariyah

Shodaqoh jariyah merupakan bagian yang sangat penting dalam amalan yang tidak akan pernah terputus. Shodaqoh jariyah yang dilakukan secara tepat, manfaatnya akan tetap kembali kepada pelakunya walaupun ia sudah meninggal dunia. Manfaat yang ditimbulkan dari shodaqoh tersebut akan memberikan pahala yang tak akan terputus.

Menurut Imam al-Suyuti (911 H) ada 10 amal yang pahalanya terus menerus mengalir, yaitu: 1) ilmu yang bermanfaat, 2) doa anak sholeh, 3) sedekah jariyah (wakaf), 4) menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, 5) mewakafkan buku, kitab atau Al Qur’an, 6) berjuang dan membela tanah air, 7) membuat sumur, 8) membuat irigasi, 9) membangun tempat penginapan bagi para musafir, 10) membangun tempat ibadah dan belajar.

Berikut di bawah ini, salah satu landasan dan hadis Rasululullah Saw menggambarkan bahwa begitu pentingnya untuk beramal jariyah : 

Hadits riwayat Usman bin Affan ra: ”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (H.R Bukhari dan Muslim)

  • Ilmu yang Bermanfaat

Ilmu yang bermanfaat adalah satu dari tiga amalan yang pahalanya tidak akan terputus. Oleh sebab itu, Nabi Muhammad sampai menerangkan bahwa sebaiknya umatnya menuntut ilmu sampai ke negeri China, di mana maksudnya adalah umat muslim hendaknya menuntut ilmu yang setinggi tingginya, supaya dapat diamalkan dan ditularkan kepada umat yang lain. Ilmu Allah yang disebar di dunia ini tidak akan pernah habis walaupun diambil sampai kapan pun.
Ilmu akan bermanfaat jika kita sendiri terlebih dahulu mengamalkannya. Kemudian kita ajarkan ke orang lain. Jika orang yang kita ajarkan itu juga mengamalkan ilmunya, insya Allah kita akan mendapat pahala meski kita telah tiada.

Kita bisa menjadi guru, dosen, atau mendirikan sekolah/pesantren sehingga ilmu yang bermanfaat bisa diajarkan ke orang banyak.

Di zaman sekarang ini kita bisa mengajarkan ilmu ke banyak orang sekaligus. Dengan membuat buku yang bermanfaat, kita dapat membayangkan bagaimana kalau ada 1 juta orang yang membaca buku tersebut dan mengamalkannya.

Dengan membuat website yang berisi ilmu yang bermanfaat misalnya website Islam sehingga puluhan ribu orang bisa membaca dan mengamalkan ilmunya, insya Allah juga akan mendapat pahala. Jika ada orang yang meng-copy-paste tulisan anda, jangan sedih. Justru mereka membantu menyebarkan ilmu anda sehingga jika website anda tutup karena anda tidak membayar sewa domain atau hosting, ilmu anda tetap tersebar dan dinikmati orang lain.

 وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الإثم والعدوان واتقوا الله إن الله شديد العقاب


Artinya : “…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (Al Maa-idah 2)

Rasulullah saw. bersabda:

عن أبي موسى الأشعري ـ رضي الله عنه ـ عن النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ قال : ” المؤمن للمؤمن كالبنيان ، يشد بعضه بعضاً ، ثم شبك بين أصابعه ، وكان النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ جالساً ، إذ جاء رجل يسأل ، أو طالب حاجة أقبل علينا بوجهه ، فقال : اشفعوا تؤجروا ، ويقضي الله على لسان نبيه ما شاء ” . رواه البخاري ، ومسلم ، والنسائي

Dari Abu Musa Al Asy’ari ra. dari Nabi Muhammad saw bersabda :

“Orang mukmin itu bagi mukmin lainnya seperti bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Kemudian Nabi Muhammad menggabungkan jari-jari tangannya. Ketika itu Nabi Muhammad duduk, tiba-tiba datang seorang lelaki meminta bantuan. Nabi hadapkan wajahnya kepada kami dan bersabda: Tolonglah dia, maka kamu akan mendapatkan pahala. Dan Allah menetapkan lewat lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki.” Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasa’i.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.(HR Muslim, 3509). 

Jadi jika kita turut andil dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat, insya Allah, Allah akan melihatnya.

  • Anak Soleh dan Solehah

Anak soleh dan solehah pun juga akan memberikan pahala yang tidak akan terputus, dengan doa doa yang mereka panjatkan kepada kedua orang tua yang telah meninggal. Maka dari itu, orang tua diharapkan mendidik putra putri mereka hingga kelak menjadi anak anak yang soleh dan solehah yang dapat mendoakan orang tua.

Sebagaimana Hadis Rasululullah Saw sebagai berikut :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya ; “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Allah memberi ganjaran sekecil apa pun amal yang kita perbuat. Meski hanya sebesar dzarrah atau debu:

إن الله لا يظلم مثقال ذرة وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجرا عظيما


Artinya ; “Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” (An Nisaa’ 40).

Demikianlah postingan artikel membahas tentang Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Meninggal. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel ini, anda dapat menjadi orang yang dermawan dan menadi orang yang selalu mengamalkan ilmu anda serta yang paling harus kita lakukan sebagai seorang anak adalah menjadi anak yang sholeh/sholehah yang selalu mendoakan kedua orang kita selama mereka hidup dan lebih-lebih ketika mereka sudah tiada. 

Karena sesiapa yang memperlakukan orang tuanya sebagaimana Allah memperlakukan umatnya. Insya Allah kita akan termasuk orang yang berungtung di dunia dan lebih-lebih di akhirat serta kita akan dimasukkan dalam syurganya. Allahumma Amin Ya Allah.

0 Response to "Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Meninggal"

Post a Comment