9 Hal Yang Membatalkan Puasa Di Bulan Ramadhan

9 Hal Yang Membatalkan Puasa Di Bulan Ramadhan - Beberapa perkara atau hal yang membatalkan puasa dan pahalanya dan berlaku untuk semua puasa baik wajib seperti di bulan ramadhan  maupun sunnah. Oleh karenanya dalam melaksanakan ibadah puasa perlu sikap hati-hati agar terhindar dari segala hal atau perkara yang dapat membatalkan maupun hal yang dapat mengurangi kesempurnaan nilai ibadah yang dijalankan sehingga bisa mendapat pahala yang berlimpah terlebih di bulan ramadhan, bulan yang penuh rahmah dan ampunan.

9 Hal Yang Membatalkan Puasa Di Bulan Ramadhan
9 Hal Yang Membatalkan Puasa Di Bulan Ramadhan


Pengertian puasa dalam bahasa Arab  (صوم /shaum) berarti “Menahan Diri” dari makan dan minum serta dari semua perkara yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar shidiq (subuh) sampai terbenam matahari (maghrib).

Selain hal yang dapat membatalkan puasa, juga perlu menahan diri dari hal yang dapat merusak/membatalkan nilai pahala puasa sehingga puasa yang dijalankan manjadi makbul dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Adapun perbedaan (perkara) yang membatalkan puasa maupun yang membatalkan pahala dan membuat puasa tidak sempurna adalah :

Hal pertama yang membatalkan puasa, adalah makan dan minum, atau memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh dengan sengaja. Dasarnya adalah Q.S. Al-Baqarah: 187, “.. .makan dan minumlah hingga waktu fajar tiba (yang) dapat membedakan antara benang putih dan hitam…”.

Perkecualian terjadi pada mereka yang tidak sengaja makan dan minum. Diriwayatkan, “Barangsiap lupa  berpuasa, kemudian ia makan dan minum,  hendaklah ia menyempurnakan puasa, karena sesungguhnya Allah yang memberikan makan dan minum  tersebut”. (H.R. Bukhari)

Kedua, melakukan hubungan badan secara sengaja. Yang tergolong dalam hubungan badan adalah, masuknya alat kelamin pria dengan wanit dalam keadaan sengaja dan sadar.

Ketiga, melakukan pengobatan pada kemaluan atau dubur, yang memungkinkan masuknya sesuatu dari salah satu lubang tersebut.

Keempat, muntah dengan sengaja. Sebaliknya, jika kita muntah karena sakit atau tidak disengaja, puasanya masih sah. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang tidak sengaja muntah, ia tidak diwajibkan mengganti puasanya, dan barang siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasa”.

Kelima, keluarnya air mani karena adanya sentuhan. Dalam hal ini, baik yang melakukan masturbasi hingga keluar atau menggunakan tangan/bagian tubuh istri, sama-sama batal berpuasa. Sementara, jika seseorang mimpi basah, maka tidak dikategorikan batal puasa.

Keenam, haid bagi wanita. Diriwayatkan oleh Aisyah, haid membatalkan puasa, dan wanita yang masih mampu, wajib menggantinya. “Kami (kaum perempuan) diperintahkan mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yang ditinggalkan”. (H.R. Muslim)

Ketujuh, nifas atau darah yang keluar dari kemaluan perempuan setelah melahirkan. Jika ia berpuasa dan mengeluarkan nifas, berarti puasanya tidak sah.

Kedelapan, gila atau hilang kewarasan. Seseorang wajib berpuasa jika sudah cukup umur dan waras. Ketika ia menjadi gila, otomatis kewajiban berpuasa tersebut.

Kesembilan, murtad atau keluar dari agama Islam. Puasa Ramadhan adalah kewajiban umat Islam, sehingga ketika ia mengingkari Allah sebagai Tuhan Yang Maha Satu, atau tidak lagi menganut Islam, kewajban itu terhapus dan puasanya tidak sah.

Hal Yang Tidak Membatalkan Puasa :

  • Menelan ludah sendiri

  • Berkumur saat sedang puasa (perlu berhati-hati)

  • Sikat Gigi tengah hari (makruh)

  • Mencium aroma masakan
  • Keluar darah dari luka tidak sengaja kecuali menimbulkan rasa pusing dan lemas
  • Muntah tidak dengan disengaja seperti sakit, mabuk perjalanan
  • Keluar sperma tanpa sengaja seperti mimpi
  • Pingsan jika sempat sadar disiang hari

Hal Yang Membatalkan Pahala Puasa



  • Mengucapkan kata-kata dusta atau bohong

  • Menggunjing (membicarakan kejelekan orang lain), adu domba dan sebagainya

  • Memberi kesaksian tidak benar (palsu)

  • Mengucapkan kata-kata kotor atau keji, sumpah serapah, ungkapan kotor akibat marah
  • Mengucapkan kata-kata yang tidak membwa manfaat
  • Ucapan lantang (teriakan), adu mulut dalam pertikaian
  • Berbuat hasud (dengki) yang dapat merugikan orang lain
  • Melihat perempuan lalu timbul nafsu
  • Mencium perempuan bukan muhrimnya
  • Melakukan pencurian dan sebagainya


Demikianlah artikel dan informasi mengenai puasa bulan ramadhan yang membahas tentang 9 Hal Yang Membatalkan Puasa Di Bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel ini, anda dapat menjalani ibadah puasa ini dengan baik dan tanpa kurang dengan sesuatupu.

Semoga Allah Swt memberikan kita semua untuk menjalani ibadah puasa bulan ramdhan dan amalan lainnya. Amin Ya Rabbal Alamin.

0 Response to "9 Hal Yang Membatalkan Puasa Di Bulan Ramadhan"

Post a Comment